Bisnis

header ads

Puisi: Di Punggung Bukit

Di Punggung Bukit

Duduk di atas undakan peradaban
bukit-bukit tersaput kabut
hanya punggungmu bergaris
meriwayatkan gerimis.

Panorama alam benda direnda jadi wacana
dipuja oleh siapa saja
kecuali pejalan sunyi, sendiri
menganyam puisi dan membacanya di batas kata
yang menggigilkan makna.

Di punggung bukit kurakit kesaksian
sepenuh erang
kesakitan.

Jambi, 2010
"Puisi Dimas Arika Mihardja"
PuisiDi Punggung Bukit
Karya: Dimas Arika Mihardja

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Posting Komentar

0 Komentar