Dongeng

Seperti pagi yang bergegas ke siang
anak-anak pergi mencuri benih duri
menumbuhkan pohon dalam dada.

Waktu berpilin, mengejar hari yang berumur pendek
televisi meniup balon suram di atas kepala
hatimu menjadi warga negara asing
luka kota yang terbuka,
tulisan nasibku menggenang
di batu-batu.

Tak ada lagi dongeng yang tersisa dari lampu Aladin
karena malam menjadi piatu
jangan kau pandang aku dengan cara yang lama.

Semarang, 19 Agustus 2009
"Puisi: Dongeng"
Puisi: Dongeng
Karya: Beno Siang Pamungkas

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Baca juga: Kumpulan Puisi Islami Taufiq Ismail
Loading...

Post A Comment:

0 comments: