loading...

Duduk Sendiri di Ayunan Ingat Jalan Pulang

Duduk Sendiri

Diaduk sepi, secangkir kopi berpikir sendiri
apakah yang bergerak di cuaca berserak?
Awan berarak serupa hewan ternak
siapa pula pengembalanya?
Ah, sajak ini mengajak merenung
naik ke puncak gunung yang murung
atau tentang sekawanan burung yang putih
tak letih menyusuri pelangi senja sebelum malam
benar-benar mengisyaratkan tidur panjang.

Di Ayunan

Aku ingin jadi orok yang nyenyak dalam buaian Kasih-Mu
dininabobokkan oleh tembang yang mengambang
penuh irama gelora mencinta dan mencipta
cintailah aku sebagaimana Dia mencipta semesta
aku ingin diasuh dan dibasuh oleh gericik air bening
airmata rindu dan keharuan
aku ingin menikmati ayunan
penuh nyanyian
mendamaikan.

Jalan Pulang

Duduk sendiri
di ayunan ini
aku teringat jalan pulang
serupa sekawanan burung terbang
menuju pulang ke sarang keabadian!

2011
"Puisi Dimas Arika Mihardja"
PuisiDuduk Sendiri di Ayunan Ingat Jalan Pulang
Karya: Dimas Arika Mihardja

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top