Gobang

Di Kampung Seong
kami membakar perahu kwankong
dan rumah buat engkong
juga uang emas dan perak
kue bulan dan sepoci arak.

Sambil memanggil dewa langit
dewa bumi
dewa dapur
dan dewa pribumi
kami panjatkan permintaan
semoga dagangan laris
umur panjang
gampang jodoh
anak dan istri tak ada yang menangis.

Kami juga berdoa
semoga kampung kami selalu dijaga
dari bara sekam yang mengancam.

Di Kampung Seong
di depan altar
kami membakar ketakutan
dan dendam
yang terseret sepanjang kali.

Semarang, 31 Juli 2009
"Puisi: Gobang"
Puisi: Gobang
Karya: Beno Siang Pamungkas

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Baca juga: Kumpulan Puisi Taufiq Ismail Terbaru

Post A Comment:

0 comments: