Jl. Senggama 48
(: malam ke sekian)

Sejumlah alamat telah kucatat
sajadah menghampar basah
geliat warna sofa merah berbunga indah
geriap senyap merayap antara sendi dan sprei
saling melumat rekaat: berbagi desah
menjelang tamat.

Kupacu malamku menuju sebuah subuh
yang melenguh. Kubawa berita basah: peta,
pena, paket parfum
rasa
bunga.

Pada malam ke sekian
tik-tok jam 
pendingin ruang
saling tikam. Ada yang tergantung
pada gerak pendulum: 
embun netes basuh daun.

30 Maret 2007
"Puisi Dimas Arika Mihardja"
PuisiJl. Senggama 48
Karya: Dimas Arika Mihardja

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post A Comment:

0 comments: