Bisnis

header ads

Puisi: Kenangan di Garis Mati

Kenangan di Garis Mati

Mula,
darah yang memanjat ubun-ubun
kadang terbakar oleh jernih cahya
kadang terpendam embun pagi

Dan terbanglah...

Tiba pada habisan darah
sekali diam dalam ketiadaan
terkubur
sekujur
di pokok batang pelindung
berangin dingin
teduh
dan lari sedan sejauh kenang
jatuh ke bumi kelemahan anggota, lumpuh.

Dan bunga-bunga yang layu
Jatuh membisu di atasnya.

Juni 1951
"Puisi: Kenangan di Garis Mati"
Puisi: Kenangan di Garis Mati
Karya: Sobron Aidit

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Baca juga: Kumpulan Puisi Pendek 1 Bait

Posting Komentar

0 Komentar