Bisnis

header ads

Puisi: Kwatrin Mei Menuju Danau Ning Ati (1)

Kwatrin Mei Menuju Danau Ning Ati (1)

"Pa, ini tanggal satu, kan?" bisik ibu nurani sembari kecup pipi pagi selalu saja berseri, bersiap mengantar bidadari menjumput bintang Mei pelan menapak dan mengajak ke Danau Ning Ati yang berkilau airnya sebagai matahari aku selalu menepati janji untuk datang dan lalu pergi.

"Kenalkah kalian pada Mei?" tanyaku pada rumput di sepanjang jalan, rumput itu terus bergoyang dengan riang menyanyikan Serenada dan Gita kembara "Mei hanyalah kembaranku saat melawat langit di bawah rindang cemara" rumput-rumput itu tak lagi cemberut, ia menghamparkan embun di ujung daun.

Seusai April menggigil, kini Mei yang berselendang keemasan datang melenggang rambutnya yang kembang mayang dibiarkannya melambai serupa surai saat selalu berlari mengejar waktu dan bersama menuju zaman baru hei, Mei berjalan sendiri ke Danau Ning Ati menuju sunyi!

Awal Mei 2010
"Puisi: Kwatrin Mei Menuju Danau Ning Ati (1)"
PuisiKwatrin Mei Menuju Danau Ning Ati (1)
Karya: Dimas Arika Mihardja

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Posting Komentar

0 Komentar