Manado Tua

Gunung tua Manado Tua
bertapa di laut tua

Bukit-bukit remaja Minahasa
menggeraikan rambut jagung
menggodanya

Gunung-gunung setengah bangka
melepas kentut
mengejeknya

Lampu-lampu kota
menggapainya dengan kilauan,
sia-sia

Dan para penyelam, 
perindu sorga bawah air
menjenguknya sambil lalu
ke Bunaken

Gunung tua Manado Tua
yang bernafas dengan insang
terus bertapa dengan sungsangnya:
kaki ke atas, kepala ke bawah

Sebab sesungguhnya ia
Nuh dan perahunya yang terbalik
mendekap semesta hidup,
segala sisik dan sirip 
bawah lautmu 
yang berdenyut

Dari Malalayang atau Amurang
kulihat ia tetap setia
menafasi roh leluhur Kawanua
yang menyeberang dari kota ke kota
bersama anak-cucu
yang lalu mendurhakainya.

2011
"Puisi: Manado Tua"
Puisi: Manado Tua
Karya: Raudal Tanjung Banua

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Baca juga: Kumpulan Puisi Cinta Islami
Loading...

Post A Comment:

0 comments: