loading...

Manisku
(Faradina & Ula)

Kucing dalam darah mengeong dengan resah
menjilat-jilat bibir malam. Ia ingin membuka rahasia
cinta dengan berjuta doa.

Kucing dalam aortaku berontak. Lasak. Lari
menabrak dan masuk ke dalam gelap. Mataku berkilau
serupa cahaya lampu yang berkelip
dalam dadamu.

Seperti kata-kata ia melata, merayap, berkelebat
jalin-menjalin menjadi frasa
untai-menguntai menjadi wacana
terangkai jadi permata yang kukalungkan pada lehermu:
kekasih!

Jambi, 2010
"Puisi Dimas Arika Mihardja"
PuisiManisku
Karya: Dimas Arika Mihardja

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top