Membangun Pelabuhan
(: Ary MHS Ce'gu)

Setelah ayat 73 menghukummu
baik kita pugar pasar angso duo dan lapak-lapak lopak
memasang sayap anak-anak balam di pedalaman semak
atau menjual tempoyak dan lemang di simpang mayang.

Di simpang rimbo (dalam bayang-bayang ruko terminal alam barajo)
anak-anak kubu mengepit buku berburu waktu
dan aspal jalan yang kaupijak mulai mengelupas:
aku tandai batas-batas perjalanan di emperan matahari 
pada bibir sungai batanghari.

Pada bibir sungai ini kita rajut batu-batu
penyekat ruang-waktu penahan laju erosi puisi
nisan-nisan mengapung dari hilir ke huluan 
melayarkan beribu rindu cericit burung
layar-layar pun berkibar ketika dengar guritmu
yang menjeritkan ayat-ayat:
siapa tersayat-sayat?

28 Januari 2007
"Puisi Dimas Arika Mihardja"
PuisiMembangun Pelabuhan
Karya: Dimas Arika Mihardja

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post A Comment:

0 comments: