loading...

Mengarungi Gelora Laut

"Tautkan jemarimu, lalu menarilah" bisik camar
gemetar di tiang layar; engkau menuruti dan mengerti
arti bisikan itu lalu mengayuh pendayung
hingga sampan pun laju di atas kecipak riak dan ombak.

"Laut itu luas, apakah engkau tak gentar menyeberanginya?"
Sebuah suara, entah dari belahan jiwa mana, begitu bening
berdenting dalam hening "telah kutarikan ruas jemari
menghitung misteri jarak pendakian"

Ow, riak menggelegak jadi ombak
dan ombak berdecak-decak, saling desak
memukul lambung sampan:
"aku diayun oleh jemari tangan maut
di keluasan laut!"

6 Maret 2011
"Puisi Dimas Arika Mihardja"
PuisiMengarungi Gelora Laut
Karya: Dimas Arika Mihardja

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top