loading...

Nyanyian Duniawi

Sepanjang jalan kurisalahkan kisah kasih dari ruang maya ke raung benda
dengus nafas pergumulan siang malam serupa nafsu kuda
berlari di atas padang sahara mengepulkan debu-debu waktu
jalan masih panjang dan berliku, bergelombang
tak ada tempat berteduh bagi jiwa lepuh
tak ada ricik air bagi perasaan fakir.

Di atas atap sirap kau pasang parabola
kauserap gemerlap dunia benda benda
warna warni aksesori
membeli mimpi.

Sudah saat
berobat.

"Puisi Dimas Arika Mihardja"
PuisiNyanyian Duniawi
Karya: Dimas Arika Mihardja

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top