Panggung, Krapyak
(- untuk Tan Tsabit)

Ini panggung, busur lengkung
beton berlumut, pintu dan jendela
empat penjuru, enggan mengatup.
Di sini dulu tempat berburu
para pangeran, mentas sikap
kesabaran dari rusa dan menjangan
dan ketika berbalik punggung
O, abad-abad rasa sekejap, Pangeran:
Ini panggung, putih jangkung
pohon sawo, buah-buah setengah matang
jatuh di halaman rumah-rumah
yang berderet jadi warung,
angkringan, loundry kiloan
jadi patok baru berburu kalam
O, lewat sorogan dan bandongan
kitab-kitab kuning matang
tak jatuh ke halaman-halaman
kekosongan, maka petiklah,
o, para pecinta junjungan!

2016
"Puisi: Panggung, Krapyak"
Puisi: Panggung, Krapyak
Karya: Raudal Tanjung Banua

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Baca juga: Kumpulan Puisi Kangen Kekasih
Loading...

Post A Comment:

0 comments: