Pilkada dan Pil Koplo
(untuk Rumah Puisi Jumardi Poetra)

"Pilkada, pemilihan kepala daerah", katamu
senja itu. asap mengepul di cerobong mulut-mulut berdebu
tas plastik dan selembar uang limapuluhribuan berhamburan 
mencari alamat rakyat. suarasuara di panggung terbuka hanya berjanji
untuk diingkari. suara mereka adalah lagu dangdut
bergoyang di tengah lapang dengan loudspeaker
memecahkan kesunyian
meresahkan binatang piaraan

"Pil koplo, adalah obat mujarab ketika rakyat muntah", jelasmu
di pasar-pasar sembari berteriak "hayo siapa jauh mendekat.
siapa dekat merapat. siapa rapat kian terdekap"
di mata penjual obat, semuanya nomor satu
pil koplo yang dioplos dari berbagai macam obat
hanyalah racun yang membuat kepala puyeng.

Pilkada dan pil koplo, keduanya racun!

Jambi, 2010
"Puisi Dimas Arika Mihardja"
PuisiPilkada dan Pil Koplo
Karya: Dimas Arika Mihardja

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post A Comment:

0 comments: