Bisnis

header ads

Puisi: Sapu Enau, Sapu Ijuk

Sapu Enau, Sapu Ijuk

Sapu enau, sapu ijuk
dari balik pintu tempat bergantung
berkelana engkau
sepenuh ruang. Jelajahi
sudut demi sudut, dari bilik ke bilik
ada yang telanjang
engkau saksi diam tiap kejadian.
Engkau temukan benda-benda lama
jauh tersuruk
dan hanya seusai bersin atau batuk
si tuan rumah, benda-benda itu kembali baru
dan bernama, jadi pajangan dan kenangan.
Engkau tetap bernama setia
dalam debu dan sampah terbuang.
Ah, sapu enau, sapu ijuk
Siapa engkau, jangan merajuk!

Yogya, 2007
"Puisi: Sapu Enau, Sapu Ijuk"
Puisi: Sapu Enau, Sapu Ijuk
Karya: Raudal Tanjung Banua

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||
Baca juga: Kumpulan Cerita Humor Seru

Posting Komentar

0 Komentar