Surat Cinta
(Sederhana saja, aku mencintaimu, istriku)

Sudah berapa lama, aku tak pernah menulis surat cinta
dan merayumu lagi, istriku
tak pernah mengucapkan sayang
dan memelukmu ketika pulang

Anak-anak yang rewel, dan teman yang butuh perhatian
semakin menjauhkan kita
kesibukan dan kepenatan, selalu saja menjadi alasan
juga waktu dan jam kerja yang terus memburu
dan tiba-tiba, kita telah di sini, di tahun ke-empat belas

Hari-hari itu, ketika kamu masih sekolah atau pulang kuliah
seperti baru terjadi pagi tadi
di kost-kostan, atau rumah kontrakan
kita menggoreskan kenangan masa remaja kita
dan, ah, gadis mungilmu itu kini nyaris menjadi dara
betapa cepatnya semua ini berlalu

Di usia kita yang tak lagi muda ini, ingin kuulangi lagi
masa-masa seperti dulu
jalan-jalan ke simpang lima, nonton film apa saja
dan sebelum pulang, sembunyi-sembunyi mencari cara menciummu 
tanpa ketahuan orang tuamu
di saat-saat seperti ini, aku ingin menulis surat cinta yang cengeng dan gombal
surat dengan kertas ungu
di pojoknya ada kupu-kupu, serta panah dan daun waru
dan dengan deg-degan kukirimkan kepadamu.

Semarang, 6 Desember - 14 Desember 2009
"Puisi: Surat Cinta"
Puisi: Surat Cinta
Karya: Beno Siang Pamungkas

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Baca juga: Kumpulan Puisi Sosiawan Leak
Loading...

Post A Comment:

0 comments: