Bisnis

header ads

Puisi: Usai Dialog Malam Saat Nafiri Ditiupkan

Usai Dialog Malam Saat Nafiri Ditiupkan

Usai dialog malam
saat nafiri ditiupkan
masih kubaca kerling resah-resahku
kening pun pecah di luas sajadah.

Siapakah mampu membebat resah
resah ngalir?

Siapakah mampu ngusap darah
ngalir menyungai?

Melaut tanyaku tak berjawab
resah ini makin melindap

Aku bayangkan:
Aku rebah tanpa desah di bawah terompah-Mu
Yang Maha Indah.

Sungai Putri, 1993
"Puisi Dimas Arika Mihardja"
PuisiUsai Dialog Malam Saat Nafiri Ditiupkan
Karya: Dimas Arika Mihardja

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Posting Komentar

0 Komentar