loading...

Ketika kita memikirkan Data Center, banyak dari kita membayangkan gudang besar yang penuh dengan rak-rak server, berkedip, serta kabel yang ke sana kemari. Pada beberapa kasus, memang hal tersebut ada benarnya. Tetapi akses layanan penyimpanan ini terdapat dalam berbagai bentuk, ukuran dan juga konfigurasi. Mulai dari beberapa server di sebuah ruangan hingga struktur besar yang berdiri sendiri. Rak struktur besar tersebut berukuran sangat besar dengan puluhan ribu server dan juga perangkat keras lainnya yang menyertainya.

"Desain dan Skala Data Center"

Ukuran dan jenis peralatan yang dimuat pada akses layanan penyimpanan Data Center ini sangat bervariasi tergantung pada kebutuhan entitas atau perusahaan yang mereka dukung. Sudah ada berbagai jenis Data Center termasuk penyedia cloud pribadi serta penyedia cloud publik seperti Amazon dan Google. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya Data Center bisa berupa pribadi yang dimiliki perusahaan dan Data Centre yang dimiliki oleh instansi pemerintah. Adapun beberapa fasilitas penelitian ilmiah yang memiliki akses layanan penyimpanan Data Center ini.

Mereka tidak memiliki staf seperti kantor dengan satu orang per komputer, tetapi dengan jumlah orang yang lebih kecil yang memantau sejumlah besar komputer dan perangkat jaringan. Tidak hanya itu saja, ada yang harus dipantau lainnya seperti daya, pendingin, dan fasilitas bangunan lain yang diperlukan. Beberapa data center ada yang tergolong sangat besar skalanya sehingga para karyawan yang bekerja pada perusahaan tersebut harus berkeliling dengan menggunakan skuter, sepatu roda atau sepeda. Lantai yang digunakan pada perusahaan akses layanan penyimpanan Data Center tentunya harus kuat dalam menahan beban yang sangat berat. Hal tersebut dikarenakan berbagai peralatan yang dibutuhkan pihak akses layanan penyimpanan Data Center bisa sangat berat. Pihak perusahaan akses layanan penyimpanan Data Center juga harus memiliki langit-langit yang tinggi. Hal tersebut diperlukan untuk mengakomodasi hal-hal seperti rak yang terlampau tinggi, pengangkatan permukaan lantai dan pemasangan kabel.

Sudah banyak perusahaan dengan teknologi online yang memiliki Data Center pada skala yang besar. Berbagai Data Centre tersebut berlokasi di seluruh belahan dunia. Berbagai perusahaan yang memanfaatkan akses layanan penyimpanan Data Center pada skala yang besar tersebut termasuk perusahaan Google. Selain perusahaan Google adapun perusahaan Microsoft, Facebook, Amazon, AOL dan berbagai perusahaan berbasis teknologi internet skala besar lainnya. Sebagai contohnya saja perusahaan besar Microsoft ini menambahkan sekitar 20.000 server setiap bulannya. Sedangkan perusahaan besar lain seperti perusahaan Google memiliki sekitar 50.000 server di salah satu situs dari banyaknya situs.

Perusahaan Google ini memiliki 13 Data Center berskala besar, selain itu ada banyak juga akses layanan penyimpanan Data Center yang berskala lebih kecil. Raksasa teknologi ini juga cenderung bereksperimen dengan desain, seperti misalnya perusahaan Google yang menggunakan kontainer pengiriman dengan berisi peralatan server di Data Centernya. Lalu setelah itu, Google pindah ke berbagai desain khusus lainnya. Sekian saja artikel tentang akses layanan penyimpanan Data Center ini. Semua perusahaan yang berbasis teknologi internet online tentunya butuh akses layanan penyimpanan Data Center ini apalagi jika perusahaan tersebut berskala besar. Jika suatu perusahaan yang berbasis teknologi internet online dan berskala besar kekurangan akses layanan penyimpanan Data Center ini, maka hal tersebut bisa berujung kepada pengurangan kualitas perusahaan. Selain itu, proses-proses pengembangan juga akan terhambat. Maka dari itu, sangat penting data center ini.

Post a Comment

loading...
 
Top