Bisnis

header ads

Puisi: Dua Wanita (Karya Toeti Heraty)

Dua Wanita
(untuk Dewi Rais)

Silakan-silakan masuk
senyum ringan dan berat isyarat
– ada topeng di dinding belakang.
Rumah ini rumah terbuka, terbuka hatiku
lihatlah segala kembang-kembang di meja
– telpon berdering, putuskan saja –
Luas nyaman, kita dapat berdamai di sini
dekat anak-anak yang bermain di lantai
tanggalkan senjata perlengkapan hidup
– keriuhan kota di luar pagar –
Di sini luas, nyaman dengan hidangan di meja
dan saling terbuka dimulai pertaruhan kata
hidupmu, hidupku, warna meriah dalam
corak kelabu dan endapan-endapan
Lambayung-hitam dikibaskan dari baju
dan kabut wangi meliputi adegan
lingkaran berwarna meluncur, berputar antara
cetusan, ungkapan, renungan
Terpapar di meja, antara cangkir, kunci mobil
dan rencana yang tak jadi dilaksanakan
– keriuhan kota di luar pagar –
Rencana-rencana yang harus dikejar
sejam, sehari, nukilan hidup
yang diperas sebentar ...

Ah, sandiwara ini pun
sudah terlalu lama, bila
dua wanita bicara.

"Puisi Toeti Heraty"
Puisi: Dua Wanita
Karya: Toeti Heraty

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Baca jua: Kumpulan Puisi buat Jakarta

Posting Komentar

0 Komentar