loading...

Hujan
(: buat gadis pecinta hujan)

Hujan datang begitu saja
ketika aku masih terpesona pada warna senja
ia mengabarkan kegembiraannya
melihat tempat-tempat yang jauh
raja-raja lalim yang jatuh
dan dunia yang semakin gaduh.

Hujan itu menari
bernyanyi
tentang pak tani
yang rindu bau basah tanah
dan musim bercocok tanam
menggarap ladang

Hujan memang punya sejuta warna dan wajah 
sore ini, aku ingin menjadi hujan yang sederhana
hujan yang berwarna ungu
sewarna rinduku
hujan yang ramah
bagi halaman rumah.

Halaman rumahmu
yang terhampar di kalbu.

Semarang, 13 November 2009
"Puisi: Hujan"
Puisi: Hujan
Karya: Beno Siang Pamungkas

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Baca juga: Kumpulan Contoh Sajak karya Ajip Rosidi

Post a Comment

loading...
 
Top