Bisnis

header ads

Puisi: Isyarat (Karya A. Rahim Eltara)

Isyarat

(I)

Kugapai gerendel daun pintu rumah-Mu
menangkap isyarat katup usia di kedip rembulan dan matahari
arus denyut nadi mulai meletih
petak-petak persawahan organ haus dahaga.

(II)

Di sini angan-angan melintas
saat menapaki halaman rumah-Mu
untuk melunasi utang piutang
sebelum kau menjemputku.

(III)

Tatapanku hangus dalam kobaran
sinar mata-Mu.

(IV)

Kau dan aku
tak lagi saling berpaling
kita berdialog dalam keakraban
di beranda kasih-Mu.

(V)

Derai sejuk hujan kasih-Mu
kilat blitz cahaya mata-Mu
menampar debu kaca jendela batin
aku makin tak sanggup menanggung kerinduan.

Puisi A. Rahim Eltara
Puisi: Isyarat
Karya: A. Rahim Eltara

Baca juga: Kumpulan Puisi Nembak Paling Romantis

Posting Komentar

0 Komentar