loading...

Kangaroo Valley

(1)
Padang rumput
penuh ilalang
Angin semiyut
kering kerontang

Pada keluasan
jagad beredar
Dalam sepuhan
matahari bersinar

Seperti kemarin
tahun sekarang
Hujan dingin
pun ingkar datang!

Di atas dahan
pohon Ekaliptis
Ada kegelisahan
mengais-kais

Burung Kukabara
di ketinggian
Serak terbata-bata
menagih awan:

“Welcome, welcome
come, come, come, ...”

(2)
Kita pandang
matahari bundar
Mirip tampah
tembaga terbakar

Hawa panas
gurun mati
Lintas lepas
bersuhu tinggi

Hutan pinus
berhektar-hektar
Gelisah aus
angin menggelepar

Kuda dan sapi
haus dan lapar
Mencari kali
hijau semak belukar

Di kota-kota
tepian benua
Orang pun kungkum
di pantainya

(3)
Angin gunung
terus turun
Bergelombang
di daerah Farm

Rumputan ranggas
oleh musim
Nasib naas
bangsa Aborigin

400 Celsius
suhu tercapai
Hutan pinus
tinggal bangkai!

Ah, di mana
gema kharismamu
Sedang Victoria
lama nunggu

Di mana mantram
nenek moyangmu
Di New South Wales
di Kangaroo Valley.

1983
"Linus Suryadi AG"
Puisi: Kangaroo Valley
Karya: Linus Suryadi AG

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Baca juga: Puisi Serenada Biru

Post a Comment

loading...
 
Top