Bisnis

header ads

Puisi: Ke Pelabuhan (Karya Toeti Heraty)

Ke Pelabuhan

Benarkah setiap senja
matahari masih terbenam juga
kasihku?

Pernah kupelajari, sudah sekian waktu
yang lalu, bahwa bulan mengitari
dunia, dan dunia mengitari matahari –

Bulan, yang bagai mangga kemuning
menyandarkan diri pada awan-awan
yang bergerigi
dan matahari terbakar merajai hati
sewaktu mobil menyusur kali dan kali
mengalir ke laut, lautan luas –
benarkan setiap senja?

Karena sebelah kiri hanya tampak
nyala jingga langit merenggut-renggut lambaian
bendera dan cakrawala dirembeti gubuk-gubuk,
rapuh dan kelabu –

Benarkah begitu, bahwa
suatu saat matahari dan lautan
akan bersentuhan, dan berjanji

Bagai kedahsyatan yang menghilang
dan akan kembali lagi.

"Puisi Toeti Heraty"
Puisi: Ke Pelabuhan
Karya: Toeti Heraty

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Baca juga: Kumpulan Puisi Bahasa: Jakarta

Posting Komentar

0 Komentar