Bisnis

header ads

Puisi: Ketika Indonesia Bertanya

Ketika Indonesia Bertanya

Hari ini kudengar Tanah Air bertanya:
Apa tandanya kamu cinta padaku?
Pada laut, pada pulau, gunung dan kota kujawab:
Ibu Pertiwi tidak sia-sia lahirkan anaknya.

Indonesia, tumpah darah bangsa yang setia,
Tak akan kubiarkan kamu diam dalam kegelapan.
Mataharimu adalah semangat hidupku.

Telah kuputuskan melewati jaman demi jaman,
Dengan cinta di tangan dan langkah bersama.
Republik ini dibangun bukan untuk satu dua generasi
Bukan untuk 50, 100, atau 200 tahun.

Di pantai masa lalu dan cakrawala masa depan
Telah kususun mimpi dan kerja-kerasku
Sinar matamu, adalah hari depanku, Indonesia.
17 Agustus 1998
"Eka Budianta"
Puisi: Ketika Indonesia Bertanya
Karya: Eka Budianta

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Baca juga: Kumpulan Puisi Chairil Anwar Menyentuh Hati

Posting Komentar

0 Komentar