loading...

Menara

Setiap pagi
membuka sorga
dan anak-anak mengulang lagi bahasa
yang terlupa malam hari

Itu sebelum tiba kutuk
yang memisah arti
dari kata
dan percakapan tak mungkin lagi

Sebelum musnah menara kesadaran
terbakar api senja

Menyusul kemudian penantian
semalaman
kepada pagi.

"Puisi: Menara"
Puisi: Menara
Karya: Subagio Sastrowardoyo

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Baca juga: Kumpulan Contoh Puisi Idrus Tintin

Post a Comment

loading...
 
Top