loading...

Menembus Hujan

Menembus hujan sepanjang sore
jalan pemuda mengabur
tanah mas dan arteri seperti dunia bayang-bayang
langit berwarna kalut
seperti hatiku yang berkabut.

Menembus hujan sepanjang sore
hanya dingin dan bayangmu yang kudekap
ketika reda di genangan air
terpantul wajahmu yang sembab.

Semarang, 20 Februari 2010
"Puisi: Menembus Hujan"
Puisi: Menembus Hujan
Karya: Beno Siang Pamungkas

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Baca juga: Kumpulan Puisi dan Sajak Sapardi Djoko Damono

Post a Comment

loading...
 
Top