Bisnis

header ads

Puisi: Nikmat Nakhoda Menuju Pelabuhan

Nikmat Nakhoda Menuju Pelabuhan


Lang putih jauh sayup menyisir awan.
Dari kapal beta tahulah beta, bahwa masih ada tanah daratan.

Wahai Tuhan, tiadakan lagi kapalku dengan bendera girang berkibar diiramakan ombak masuk pelabuhan.

Dengan layar compang-camping dan kemudi gila serupa ini, pastilah kapalku akan terkandas di gosong atau dikarang.

Biarlah! biarlah!
Tariklah beta, gosong, pada pasirmu yang liat!

Tetapi selama pengembaraanku ini sejenak lagi beta hendak bertangas dalam harapan.
sekali lagi beta hendak mengecap nikmat nakhoda menuju pelabuhan.

Lang putih jauh sayup menyisir awan.
Dari kapal beta tahulah beta, bahwa masih ada tanah daratan.


1 Maret 1937
Dari: Pujangga Baru, Agustus 1937
"Puisi: Nikmat Nakhoda Menuju Pelabuhan"
Puisi: Nikmat Nakhoda Menuju Pelabuhan
Karya: Sutan Takdir Alisjahbana

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Baca juga: Trending Topik Nasional

Posting Komentar

0 Komentar