loading...

Patah Hati

Rindumu padanya
akan menjelaskan padamu
hal-hal yang sangat kau dambakan.
Nikmatilah!
Karena di dalam kerinduan,
tidak ada yang namanya kebencian.

(Manusia hanya merindukan
hal-hal yang menyenangkan.
Tidak ada yang merindukan
hal-hal yang menyedihkan)

Kau bisa berkomitmen:
untuk tidak menghubungi,
tidak menemui,
menghindari
atau bahkan meninggalkannya.

Tapi kau tidak bisa berkomitmen
untuk tidak mencintainya.

Berharap waktu bisa mengobati,
tapi malah memperparah.
Terkadang, cinta itu menyebalkan, bukan?

Dia bertemu dengan seseorang,
dijodohkan orang tuanya, menikah,
memiliki seorang anak,
hidup bahagia bersamanya.

Kau malah menikmatinya,
menjadikan itu bahan tontonan.

Teruslah katakan pada dirimu,
'aku ikut bahagia untukmu'.
Padahal kau tau,
satu-satunya bahagiamu,
adalah bersamanya.

Kau malah menikmatinya,
menjadikan itu bahan tontonan.

2 November 2018
"Puisi: Patah Hati"
Puisi: Patah Hati
Oleh: Arief Munandar

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top