Bisnis

header ads

Puisi: Rumahku yang Biru (Karya Arifin C. Noer)

Rumahku yang Biru

(Rumahku yang biru
adakah ibu di situ?)

Di pekarangan. Di serambi. Di kamar tengah
Di kamar makan. Di kamar-kamar. Sepi bergantungan
pada lampu-lampu yang keruh, pigura-pigura yang lusuh
Sepi duduk di kursi. Di meja makan duka tersuguh

Adik-adikku. Saudara-saudaraku. Para kerabatku
Semua menutup wajahnya
sedang airmata meleleh di sela-sela jemarinya

Dimana ia? Dimana
Pohon jambu diam saja. Kembang-kembang pun berahasia
Batang Kelapa kaku saja!
Wahai, dimana ia?
Sebagai protes
Bersujudlah aku
sejuta malam
berputar sekilat
seketika.......

Ya Tuhan, ibu kini tengah menciumi rambutku
secara diam-diam
Betapa harum nafasnya
bunga-bunga mawar bertumbuhan di sajadah betapa
banyaknya
Ya Tuhan, terimalah abadi sujudku
agar tak lepas-lepas ciuman ibu.

14-12-1964
"Puisi Arifin C. Noer"
Puisi: Rumahku yang Biru
Karya: Arifin C. Noer

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Baca juga: Kumpulan Puisi W.S. Rendra Pendek

Posting Komentar

0 Komentar