loading...

Tiada Tertahan

Tanah dipijak serasa air,
Dahan dipegang menjadi awang,
Pandangan ke depan mengabut tebal,
Menoleh belakang gulita semata.

Terbang diri ditiup angin,
Tiada berarah tiada bertuju,
Terhempas ke bumi tertepuk ke batu,
Kejam didera ganas disiksa.

Ya Allah, ya Tuhanku,
Benamkan beta ke laut dalam,
Bakar beta di api nyala.

Sangsi begini tiada tertanggung:
Di laut tidak di darat tidak,
Segala penjuru kabut mengepung.

14 Mei 1935
"Puisi: Tiada Tertahan"
Puisi: Tiada Tertahan
Karya: Sutan Takdir Alisjahbana

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Baca juga: Trending Topik November

Post a Comment

loading...
 
Top