Amanah Ibu

Kau pasti tak mengerti akan arti amanah sehingga kau sering memarahiku karena merasa bosan mendengar tangsiku. Kau pasti tak sadar bahwa aku ini terlahir dari tetes-tetes nafsu dan kasih sayangmu. Bukankah dulu kau sangat bergembira ketika melihat aku lahir dengan selamat ke dunia? Bukankah pula kau sangat terhibur dengan tangis centilku?

Tapi mengapa setelah aku mulai tumbuh menguncup, terus mengembang, dan aku mulai mahir menunjukkan kebutuhanku dengan tangis, kau malah membungkam mulutku dengan amarahmu! Apakah aku salah, Ibu?Rupanya kau telah lupa sesuatu, Ibu. Sesuatu yang sebenarnya amat sangat penting. Sesuatu yang biasa disebut dengan amanah. Ingat itu Ibu, agar kau tak selalu marah padaku.

2010
Puisi: Amanah Ibu
Puisi: Amanah Ibu
Karya: Doel CP Allisah

Baca juga: Kumpulan Artikel Seputar Properti

Post A Comment:

0 comments: