Anakku Bermain Bayang

Anakku sedang bermain dengan bayangnya
ketika selendang panjang berwarna jingga
diterbangkan angin
ia hanya termangu katanya
bu, selendang itu hanya penghias kepalaku
lihat dadaku yang telanjang
dengan apa aku menutupnya

ia memaksa aku masuk ke hatinya
seperti bocah penurut aku terkurung di sana
ai, sungguh masih ranum ia
seperti apel merahnya sempurna

ia mengelak
tidak, tidak semuanya sempurna
aku menyusup lebih jauh
dan menemukan beberapa sisi hatinya membusuk
baunya tak keruan
mengapa hatimu seperti ini, keluhku
aku hanya bermain bayang, serunya

langkahnya seperti menari di awan sunyi
selendangnya semakin jauh merengkuh
ia makin gemar bermain bayang
hingga pekat warna malam.

Banda Aceh
8 Agustus 2008
Puisi D. Kemalawati
Puisi: Anakku Bermain Bayang
Karya: D. Kemalawati

Baca juga: Kumpulan Judul Puisi Sapardi Djoko Damono

Post A Comment:

0 comments: