Catatan Pergantian Tahun
(-kilas balik dari kampung air mata)

Kita sambut tahun, bulan entah di mana
matahari masih jauh. Kita hanya menemukan jasad orang 
mati
membusuk dalam jam kerja

Tidak ada embun, apalagi hujan, menyimpan daun-daun
yang berguguran, hidup menjadi termat dingin
kalender meleleh di meja makan

Mungkin itu sampai tahun terus berganti
dan terompet tak lagi dibunyikan.

Jakarta
1 Januari 2002
Puisi Mustafa Ismail
Puisi: Catatan Pergantian Tahun
Karya: Mustafa Ismail

Baca juga: Kumpulan Puisi Bebas 3 Bait

Post A Comment:

0 comments: