Cerita Untuk Ibu

Aku menulis kesedihan dalam bus yang bergerak
kota mengajari aku menemukan air mata
tiap saat mesti kupahami dengan kekekalan cinta
kukenang berkali-kali tarian di bibirmu:
laut menjerumuskan kita bila tak pintar mengakrabi cuaca
aku menjadi pelaut yang gemar mencatat buih
melempar kail di mana-mana.

Jakarta
November, 1996
Puisi Mustafa Ismail
Puisi: Cerita Untuk Ibu
Karya: Mustafa Ismail

Baca juga: Kumpulan Puisi Yang Berjudul Tsunami

Post A Comment:

0 comments: