Di Sela-sela Sepi

Puing-puing itu bersatu lagi
dalam makna lain
Bahtera pembawa damai sesaat telah pergi lagi
jauh dan telah jauh sekali
Tinggalkan pelabuhan terpaku menatap jejaknya.

Trienggadeng, 1990
Puisi: Di Sela-sela Sepi
Puisi: Di Sela-sela Sepi
Karya: Mustafa Ismail

Baca juga: Kumpulan Puisi karya Amir Hamzah Yang Pendek

Post A Comment:

0 comments: