Bisnis

header ads

Puisi: Dinding Tempatku Biasa Singgah

Dinding Tempatku Biasa Singgah

Kau mungkin mencariku di dinding
tempatku biasa singgah
setelah menyusuri langit-langit
mengembara menyibak laba-laba
memilah remah cahaya
di celah gumpalan mega
diri di buram jendela

Kau telah membacaku berulang
menandai dengan lipatan
sebagai ruas buku
aku berdenyut
dalam rabaan

Pintu itu
di daunnya yang memantulkan bunyi
jemarimu biasa mengetuk
harum taman setelah gerimis
dan keringatmu
kutahu di belakang punggungmu
seikat mawar atau setangkai edelweis
masih basah

Mungkin kau tetap mencariku
menandai dan melipat ruas semu
dinding-dinding yang berlalu.

Meulaboh-Banda Aceh
12 Mei 2011
Puisi D. Kemalawati
Puisi: Dinding Tempatku Biasa Singgah
Karya: D. Kemalawati

Baca juga: Kumpulan Trending Topik Sekarang

Posting Komentar

0 Komentar