Gadis dan Kebengisan

Di ranting rindu yang basah
kuhitung kunang-kunang
malam tiba membawa kebengisan
ke pantai.
Haru biru ombak memercik
ke dahan pandan
entah kenapa layang-layang gadis desa
yang lincah menukik janji
gadis desa yang mempertaruhkan nyawa
pada kaki kebengisan
kueja satu persatu sisik langit
mempertaruhkan harapan pada gadis desa yang cerdik
tapi setia pada gelombang
pada angin segenap penjuru
dia terus mempermainkan pasir pantai
di bawah atap daun-daun waru
pada posisi yang belum tentu
antara si juru mudi perahu motor dan jelatang
dan si pengantar warkah
entah siapa kalah atau menang
angin barat terus berhembus
perlahan-lahan.

November, 2014
Puisi: Gadis dan Kebengisan
Puisi: Gadis dan Kebengisan
Karya: Hasbi Burman

Baca juga: Kumpulan Puisi Angkatan 60

Post A Comment:

0 comments: