Bisnis

header ads

Puisi: Ibuku Bersayap Merah (Karya Azhari Aiyub)

Ibuku Bersayap Merah

Ibu, Abah dan Dik Nong
setelah bala aku pulang ingin melihat
kalian dan kampung

Kukira 26 Desember cuma mimpi buruk
tapi tak kutemukan kalian di sana,
juga Arif kecil yang cerewet

Seperti kalian, kampung kita ternyata sudah tiada
berubah menjadi laut yang raya

Lihat Ibu ada bangau putih
berdiri dengan sebelah kaki di bekas kamarmu
bangau itu tak bersayap merah
seperti dulu pernah kauceritakan padaku

Karena aku tahu bangau itu telah memberikan sayap
merahnya buatmu
agar kau peluk Abah dan Dik Nong ke dalamnya.

Banda Aceh, 2005
Puisi: Ibuku Bersayap Merah
Puisi: Ibuku Bersayap Merah
Karya: Azhari Aiyub

Baca juga: Kumpulan Puisi Indonesia 3 Bait

Posting Komentar

0 Komentar