Jemputan

Pada jemputan selanjutnya
Angin bergerak
Memoles wajah laut
Sebuah pelayaran
Di atas menempel bulan tembaga

Jemputan demi jemputan
Kereta kencana tersungging
Mengulurkan senyuman
Bara api
Yang membakar langit-langit
Dan kelambu para pengungsi

Bakaran-bakaran adalah abu harta benda
Yang mengisi masa lampau
Yang mereka tinggal 
Dalam sejarah peradaban.

18 Febuari 2005
Puisi: Jemputan
Puisi: Jemputan
Karya: Hasbi Burman

Baca juga: Kumpulan Puisi Chairil Anwar
Loading...

Post A Comment:

0 comments: