Puisi: Jika Aku Menikahi Bulan Oleh: Arief Munandar
Jika Aku Menikahi Bulan

Jika aku menikahi bulan
aku tak mau mengundang senja
Karena ia takkan datang

Seperti membuang undangan,
ia takkan datang

(Cinta pertama yang seperti petir
menyambar begitu cepat, indah dan silau
hanya untuk menanam bekas luka
)

Jika aku menikahi bulan
Aku tak mau mengundang matahari
Karena meski saling menghargai
ia punya perselisihan dengan malam

Jika aku menikahi bulan
jangan beritahukan fajar!
Aku takut ia akan mengobrak-abrik pesta.

(Cinta terakhir yang berakhir
tak ubahnya ujung bedil
Berlarilah sembunyi
jika ia berisi dan bunyi
nyawamu dalam masalah)

Sungguh
Ia akan mengobrak-abrik pesta.

November, 2018
Puisi: Jika Aku Menikahi Bulan
Puisi: Jika Aku Menikahi Bulan
Oleh: Arief Munandar

Post A Comment:

0 comments: