Kado Agustus

Inilah kado Agustus itu: langit senyap,
bulan pucat, dan kau kehilangan ruang
untuk membaringkan penat

Matahari gugur, teriakmu
dalam bisu - dengan isak tak tertahankan -
melihat kabut merah, udara basah

Itu bukan hujan, tapi kegelapan
datang membawa bedil, tongkat dan traktor
mengiring satu nyanyian: padamu negeri

Suaranya lirih, iramanya menikam
kau tak mampu lagi bercakap
malam sudah sangat kelam

Takdir: inilah kado Agustus itu.

Pamulang
2 September 2003
Puisi Mustafa Ismail
Puisi: Kado Agustus
Karya: Mustafa Ismail

Baca juga: Kumpulan Lagu Baru Alice Merton

Post A Comment:

0 comments: