Mata Api Matamu

Aku tak peduli lagi kata-katamu
kau sendu tatkala gerimis dan bulan
jatuh di dermaga, di atas riak kerudungku
di derai angin layu
kelak kala gelap malam
kau bakar asaku
di antara daun kering

Kau giring abu ke palung sunyi
agar aku tak berlari ke dekapmu yang api
sejak kutahu bagaimana mata angin
begitu mudah kau mainkan
aku pagari lingkaran mata
agar tak menjadi muara
dan setitik asin yang garam
tak mengurai nestapa

Sekian lama kau mengeram petir untukku
setiap kilat membias cahaya
aku menjadi batu, mengeras
dalam beku tatapmu
tak mampu kueja ayat-ayat bunga
sebagai mantra wangi dan manja
kini, kesenduan telah jadi biasa
garangmu percuma.

Banda Aceh
17 Maret 2015
Puisi D. Kemalawati
Puisi: Mata Api Matamu
Karya: D. Kemalawati

Baca juga: Kumpulan Puisi Islami Taufiq Ismail

Post A Comment:

0 comments: