Mata Pisau dalam Lukisan
(: The Missing Rooms #7 Jeffrey Sumampouw)

Seperti mata pisau,
helai-helai rambutmu
mengiris-iris kanvas itu

Seperti mencakar-cakar
dengan warna-warna yang tawar

Ia membentuk bola-bola api yang melesat
dalam mantra-mantra dengan tarikan biru,
merah dan ungu

Cinta adalah sepasang doa yang bertalu-talu:
penari yang bergerak di malam buta
mendaki tangga demi tangga

Setiap senja, di ruang itu
mata pisau seperti bekas sepatu
yang kekal di balik pintu

Dengan bibir penuh gincu
menyusup ke dalam aortamu.

Depok, 2016/2017
Puisi Mustafa Ismail
Puisi: Mata Pisau dalam Lukisan
Karya: Mustafa Ismail

Baca juga: Kumpulan Puisi Lama Sanusi Pane

Post A Comment:

0 comments: