Puisi Orangku

Ketika malam menutup Pulau Weh dan Pulau Rondo
di kegelapan sang serdadu Belanda mendapat ilham
bahwa pantai kerajaan Aceh kian dekat
bergegaslah mempersiapkan bala tentara
menjelang subuh yang dingin menutup tulang
tak terasa di badan tentara yang kampung indatunya empat musim itu
yang bibir pantainya seratus tahun ke depan
dihitung kalender masehi waktu itu
ditelan habis oleh naga tsunami
para kalasipun bergegas menurunkan layar
kapal ratu Belanda itu
kapal ke sekian kali menyerang Aceh
namun tak menangkan perang
mereka tahu sifat orang-orangku
yang rindu fulus dan emas
yang ditembak tentara Belanda ke Pantai Aceh.

Baiturrahman, 13 April 2008
Puisi Orangku
Puisi Orangku
Karya: Hasbi Burman

Baca juga: Kumpulan Puisi Terkenal di Dunia

Post A Comment:

0 comments: