Pacar

Kemarin kubisikan di telinganya sebaris puisi
atas ketibaannya bersama angin pagi
yang menapasi malam
lalu sama menelan ludah
ketika burung-burung bercanda di atap rumah

(Ketika itu lewat angin pagi mengedipkan mata
pada pengisian yang mendambakan
di pengembaraan ini)

Dan hari ini kugarap sebuah puisi
di atas lembaran biru
ketika mega-mega berpacu di detik waktu
lalu daun pintu yang berdentam ditutupkan
kuseka pinggiran mataku
karena debu loteng menggerimis oleh hempasannya

(Sepotong rindu membeku di genggaman waktu
awan senjapun bersiap berangkat
ke pembaringannya)

1989
Puisi: Pacar
Puisi: Pacar
Karya: Hasyim KS

Baca juga: Kumpulan Puisi Amir Hamzah Yang Terkenal

Post A Comment:

0 comments: