Bisnis

header ads

Puisi: Penari (Karya D. Kemalawati)

Penari

Begitu lama engkau menari
sejak rapai ditabuhkan
lalu lewat ruang sisamu yang himpit
kau kirim berpucuk rencong
ke gampong-gampong malam yang pucat

Kau juga tiupkan do da idi
pada sanggul pengantin yang subur
lalu sepanjang persalinan
kau biarkan bara menggeliat punggungnya

Sebagai penonton yang luka kalap
dalam kuyup air raya
lalu menggenangi hujan
di liat lumpur
gagap aku mengikuti gemulaimu.

Banda Aceh
Juni, 2006
Puisi D. Kemalawati
Puisi: Penari
Karya: D. Kemalawati

Baca juga: Kumpulan Artikel Cerita Cinta

Posting Komentar

0 Komentar