Bisnis

header ads

Puisi: Perjalanan Pulang (Karya A. Rahim Eltara)

Perjalanan Pulang

Kilatan mata pisau almanak
Pelan-pelan memotong nadi
Dari belia sampai ketiadaan

Jarum jam menghitung bayang
Yang diciptakan matahari
Dari segala teduh
Hayat pun menua

Ini perjalanan pulang
Menuju senja
Menyingkap rahasia
Lapuk akar usia
Di sunyi tanah leluhur

Perhitungan tak lagi punya arti
Tentang jarak yang ditempuh
Hijrah tak lagi punya waktu
Karena semua akan diperhitungkan.

Sumbawa, 2017
Puisi A. Rahim Eltara
Puisi: Perjalanan Pulang
Karya: A. Rahim Eltara

Baca juga: Kumpulan Puisi Cinta Ditolak Wanita

Posting Komentar

0 Komentar