Peta Basah Kuyup

Di sebuah pojok pada wajahmu
bola kecil terapung memerah dan berkilatan:
peta Indonesia yang basah kuyub
asing dan sendiri

Kita merekam sorak-sorai di jalanan
keluh-kesah di kegelapan, juga wajahmu yang
sumringah di meja kerja. Melukis peta
yang lain, jauh dan pekat:

Orang-orang berbaris di pagi hari
melupakan bangku sekolah dan jam kerja
mencabut matahari dari orbitnya
menggantikan cahaya di rumah-rumah

Di sebuah pojok pada wajahmu
bola kecil terapung dan kau menahan rintih:
cinta hanya sepenggal umur
hidup lalu dilupakan.

Jakarta
19 Januari 2003
Puisi Mustafa Ismail
Puisi: Peta Basah Kuyup
Karya: Mustafa Ismail

Baca juga: Kumpulan Puisi Berjudul Tsunami

Post A Comment:

0 comments: