Selamatkan Airmata

Pada titik gelombang ada tanda-tanda
getaran-getaran masa kecil
ada yang akan membahana
tsunami dalam bahasa jepang
tentang gelombang pelabuhan
terasa bukan saja Amsterdam
semasa masih laut
orang Aceh menyebutnya "ie beuna"
kata nenek kakekku
kurun demi kurun tetap ada
kini kita peringati tiap-tiba sejarahnya
ada duka-panjang menguras habis airmata
ada yang tergelak bersama punggawa
di atas genangan airmata
di atas karpet merah memanjang
asap dupa
kita tahu semua
tsunami yang tercinta
sebelum ada lagi senyum
dan tangis manusia
kuharap Tuhan ambil mengerti tentang ini semua
tentang asap dupa merayap
di karpet merah saga
selamatkan airmata-airmata.

8 Desember 2014
Puisi: Selamatkan Airmata
Puisi: Selamatkan Airmata
Karya: Hasbi Burman

Baca juga: Kumpulan Puisi Populer karya Chairil Anwar

Post A Comment:

0 comments: