Sound of Baiturrahman

Dalam sorot matamu yang teduh di mana segala warna berpadu
menyerap semua keheningan, yang diam dan yang berangkat pergi
(tanpa berpura-pura) dalam peradaban baru ini
dan keriuhan yang kadang membuat gerah
dari arus urbanisasi dan ketakutan terkini
lalu kecemasan itu luluh dalam dekapmu yang lembut
dalam mimpi-mimpi yang kita rekatkan dengan gemetar tangan
(lalu bagaimana kita memungkirinya)
pada akhirnya, hanya engkaulah yang memanggilku dengan segala kasih cinta
dengan takbir yang menggigilkan seluruh nadi!

 Banda Aceh, 12 Oktober 2003
Puisi: Sound of Baiturrahman
Puisi: Sound of Baiturrahman
Karya: Doel CP Allisah

Baca juga: Kumpulan Berita Bisnis Properti

Post A Comment:

0 comments: